Bangun Kolaborasi dan Sinergi, Bapas Kotabumi Gelar Jejama Helau dengan LPP Kelas IIA Bandar Lampung

INDOLIVENEWS.COM, Bandar Lampung – Dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat sinergitas antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, Balai Pemasyarakatan Kelas II Kotabumi melaksanakan kegiatan Jejama Helau bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung Amiek Diyah Ambarwati.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas II Kotabumi, Afan Sulistiono, ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Jejama Helau, yang merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Lampung yang bermakna menjalin silaturahmi dan mempererat persaudaraan, menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi dan komunikasi yang lebih erat antar-UPT Pemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, kedua satuan kerja melaksanakan diskusi dan bertukar informasi mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, penguatan program pembinaan, serta berbagai inovasi pelayanan yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, warga binaan, dan klien pemasyarakatan.

Kepala Bapas Kelas II Kotabumi, Afan Sulistiono, menyampaikan bahwa sinergi dan kolaborasi antar-UPT merupakan modal penting dalam mendukung tercapainya tujuan sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis.

“Melalui kegiatan Jejama Helau ini, kami berharap terjalin hubungan kerja yang semakin solid dan harmonis antar-UPT Pemasyarakatan sehingga dapat saling mendukung dalam pelaksanaan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta memperkuat implementasi pemasyarakatan yang semakin pasti dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan terlaksananya kegiatan Jejama Helau bersama LPP Kelas IIA Bandar Lampung, diharapkan sinergitas dan koordinasi antar-UPT Pemasyarakatan di Provinsi Lampung semakin kuat, sehingga mampu mendorong terciptanya layanan pemasyarakatan yang berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan