
Komitmen membangun pemasyarakatan yang semakin humanis dan bermanfaat bagi masyarakat terus diwujudkan melalui kolaborasi antara Balai Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan, dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekimipas). Sinergi tersebut menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan taruna Poltekimipas bersama jajaran Bapas dan Lapas tidak hanya menjadi wadah pembelajaran lapangan bagi para taruna, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dan warga binaan. Berbagai program edukasi, pemberdayaan, pendampingan sosial, serta penyuluhan hukum dilaksanakan secara kolaboratif guna meningkatkan kesadaran hukum dan memperkuat proses reintegrasi sosial.
Kepala Bapas menyampaikan bahwa kolaborasi lintas institusi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat fungsi pembimbingan kemasyarakatan sekaligus mendekatkan layanan pemasyarakatan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran taruna Poltekimipas membawa semangat baru dan inovasi yang dapat mendukung optimalisasi tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Sementara itu, pihak Lapas menegaskan bahwa pengabdian masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara institusi pemasyarakatan dengan lingkungan sekitar. Melalui kegiatan yang melibatkan berbagai unsur, diharapkan tercipta pemahaman bersama bahwa proses pembinaan warga binaan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Di sisi lain, keterlibatan Poltekimipas menjadi sarana implementasi ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan. Para taruna tidak hanya belajar mengenai aspek teknis pemasyarakatan, tetapi juga mengasah kepekaan sosial, kemampuan berkomunikasi, dan jiwa pengabdian kepada masyarakat.
Sinergi antara Bapas, Lapas, dan Poltekimipas diharapkan dapat terus berkelanjutan sebagai model kolaborasi yang produktif dan inovatif. Dengan semangat kebersamaan, pengabdian masyarakat tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan sebuah upaya nyata dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
